Tampilkan postingan dengan label belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belitung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2016

Pantai Tanjung Kelayang : Gugusan Batu Granit Unik dan Air Laut Hijau Toska



Setelah booming film Laskar Pelangi beberapa tahun lalu, Belitung menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang dipilih oleh para wisatawan karena memiliki banyak keindahan alam terutama pantai dan pulau-pulau yang tersebar disekelilingnya. Jika kamu berencana untuk liburan ke Belitung, salah satu pantai yang wajib dikunjungi adalah Pantai Tanjung Kelayang.

Berjarak 27 km dari pusat Kota Belitung, kamu akan menemukan pantai dengan landscape unik yaitu gugusan batu granit dengan bentuk dan ukuran yang beraneka ragam. Keunikan lainnya, batu granit tersebut ada yang berbentuk seperti kepala burung garuda dan juga bentuk seekor kura-kura raksasa. Tidak heran jika batu granit yang ada di pantai ini menjadi Maskot Sail Wakatobi – Belitong pada tahun 2011 lalu.


Pantai Tanjung Kelayang (image : indonesia-tourism.com)
Selain gugusan batu granit yang unik, Pantai Tanjung Kelayang juga memiliki pasir yang lembut, air laut dengan gradasi warna biru dan hijau toska, ombak yang tenang dan suasana pantai yang bisa membuatmu tenang. Bahkan kamu juga bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang di tepi pantai karena air lautnya yang sangat jernih.

Untuk menikmati pantai ini dari sisi lain, kamu bisa naik jembatan yang sengaja dibuat agar wisatawan yang datang bisa leluasa melihat pemandangan yang ada. Dari jembatan ini juga kamu bisa melihat batu granit yang berbentuk seperti kepala burung garuda yang sangat unik.

Jangan langsung pulang setalah menikmati keindahan pantai ini, karena saat sore menjelang malam hari kamu bisa menikmati matahari terbenam dengan background batu granit, kapal nelayan yang berjajar dan beberapa pulau kecil yang ada di sana. Nikmati gradasi warna terang yang perlahan menjadi gelap. Super keren!

Esok harinya kamu bisa mengunjungi pulau-pulau yang ada di sekitar Pantai Tanjung Kelayang dengan menyewa beberapa perahu yang ada di sana. Saat di gelar acara Sail Indonesia, banyak juga yacht dari luar negeri yang bersandar di sini lho. 

Sumber : zonalibur.com 

Senin, 04 April 2016

Mau Liburanmu Tetap Seru di Belitung? Berikut Tipsnya!



Semenjak keindahan pulau Belitung terekspos, pulau ini ramai di kunjungi oleh wisatawan terutama wisatawan domestik yang datang rombongan. Agar liburanmu tetap lancar sesuai rencana, kamu bisa ikuti tips berikut ini:

1. Akses

Cara terbaik untuk menuju Belitung adalah dengan jalur udara menuju Bandara H.A.S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan. Kamu bisa pilih penerbangan pagi hari agar waktu untuk eksplore Belitung lebih lama. Sebaiknya kamu pesan tiket jauh-jauh hari ya, karena selain tiket yang mahal mendekati hari h jumlah kursi penerbangan juga terbatas lho. Jangan sampai kehabisan tiket.

2. Transportasi Darat

Kalau waktumu terbatas saat di Belitung, ada baiknya kamu sewa mobil atau motor untuk mengelilingi belitung. Biaya sewa mobil plus sopir sekitar Rp 350.000/hari belum termasuk bensin. Sedangkan sewa motor dan bawa sendiri sekitar Rp 60.000/hari

3. Keliling Pulau

Untuk mengelilingi pulau-pulau kecil yang ada di Belitung, kamu bisa pergi ke Pantai Kalayang. Di sana banyak kapal motor yang disewakan untuk wisatawan. Saat mengelilingi pulau, ada baiknya kamu mengajak pemandu wisata. Karena pemandu wisata bisa menjelaskan banyak hal tentang pulau-pulau yang ada dan bisa mengatur perjalananmu dengan baik seperti waktu untuk snorkeling. Tarif sewa kapal motor tergantung banyaknya penumpang, makin banyak penumpang yang naik makin murah biayanya. Tarifnya Rp 350.000 untuk maksimal 10 orang penumpang dalam satu kapal motor.

4. Akomodasi

Ada banyak jenis penginapan di sini, mulai dari hotel berbintang hingga kelas melati. Untuk backpacker, kamu bisa cari hotel di Kota Tanjung Pandan dengan kisaran harga Rp 100.000 – Rp 300.000. Bahkan ada juga penginapan dengan harga di bawah Rp 100.000 lho. Tapi sebaiknya kamu menginap di tempat yang sudah di rekomendasikan.

5. Perbekalan

Karena di beberapa area agak susah mencari warung-warung yang menjual minuman dan makanan kecil, sebaiknya membawa makanan dan minuman secukupnya untuk perjalanan selama mengelilingi pulau. Bawa juga obat pribadi dan tabir surya dengan SPF tinggi agar kulitmu tidak menghitam atau terbakar, karena matahari di sini cukup terik.

6. Waktu Terbaik

Bulan April dan Juni adalah waktu terbaik untuk berlibur ke Belitung, karena pada bulan tersebut cuaca sangat baik seperti ombak yang tenang dan langit yang biru cerah. Bulan Februari dan Maret juga menjadi waktu kunjungan baik karena ombak tidak terlalu tinggi. Bukan berarti kamu tidak bisa mengunjungi Belitung di akhir tahun, saat akhir tahun Belitung menawarkan atraksi wisata seperti budaya dan napak tilas “Laskar Pelangi” yang bisa kamu nikmati tanpa khawatir ombak tinggi.


Sumber : Kompas Travel 

Udah Pernah Rasain Liburan ke Pulau Laskar Pelangi?



Pulau yang dijuluki Pulau Laskar Pelangi ini mulai terkenal semenjak munculnya film Laskar Pelangi. Dari film tersebut, keindahan Belitung terekspos dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena pantai-pantainya yang bersih dengan batu-batu besar. Beberapa tempat ini jangan kamu lewatkan saat kamu berada di Belitung :

1. Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi (Image : sumatratour.org)
Kalau kamu menonton film Laskar Pelangi dan melihat pantai yang indah, di Pantai Tanjung Tinggi lah tempatnya. Pantai ini terkenal karena memiliki pasir putih, air laut yang jernih, dan batu granit besar-besar yang menjadi ciri khas pantai ini. Tidak perlu takut terbawa ombak kalau ingin berenang di sana, karena ombak di sana relatif tenang kok. Setelah puas bermain air, jangan lupa untuk menjajal seafood di warung-warung yang berada di tepi pantai.

2. Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Kelayang (Image : mulaitahu.com)
Pantai kedua yang terkenal di Belitung adalah Pantai Tanjung Kelayang. Di pantai ini terdapat Batu Kalayang yang menjadi maskot dari Sail Wakatobi – Belitung 2011. Terdapat dua lokasi yang bisa kamu kunjungi yaitu bagian barat dengan gugusan batu granit besar dan bagian timur dengan hamparan pasir putih yang cantik. Selain itu, kamu juga bisa berenang, menyelam, berjemur, mamancing, dan melakukan aktifitas lainnya di sini.

3. Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas (Image : pesonacakrawala.com)
Selain memiliki pasir putih dan air yang jernih, Pulau Lengkuas juga memiliki daya tarik lain yaitu adanya Mercusuar di tengah-tengah pulau yang sudah ada sejak tahun 1882. Kamu juga bisa masuk ke dalam mercusuar dan naik ke puncaknya untuk menikmati pemandangan indahnya pantai-pantai yang ada di Belitung. Di butuhkan waktu 30 menit untuk menyebrang dari Pulau Belitung menuju Pulau Lengkuas.

4. Pulau Pasir

Pulau Pasir (Image : belitungcakrawala.com)
Pulau pasir adalah tumpukan daratan yang berpasir, luasnya hanya setengah dari lapangan bola. Kamu tidak akan menemukan pulau ini jika kamu berkunjung saat air laut pasang, karena seluruh pulau ini akan tenggelam di bawah air laut. Untuk menuju pulau ini bisa dengan menggunakan perahu nelayan.

5. Danau Kaolin

Danau Kaolin (Image : gosumatra.com)
Ternyata Belitung tidak hanya memiliki pantai yang indah, tapi juga memiliki danau yang cantik bernama Danau Kaolin. Dinamakan kaolin karena dulunya merupakan wilayah pertambangan kaolin. Akibat dari aktifitas ini adalah adanya lubang-lubang besar yang berisi air berwarna biru dan kaolin berwarna putih yang menjadi keunikan danau ini. Walaupun sebenarnya bukan tempat wisata, tapi banyak juga lho fotografer atau wisatawan yang datang ke sini untuk melihat keindahan Danau Kaolin.

6. Museum Kata

Museum Kata (Image : gerak-an.com)
Museum literatur pertama di Indonesia adalah Museum Kata yang didirikan oleh Andrea Hirata yang juga penulis film laskar pelangi. Koleksi museum ini mulai dari tentang film laskar pelangi, foto, cerpen, kata-kata, dan banyak lainnya. Kamu juga bisa membaca cerpen-cerpen yang tidak diterbitkan umum lho. Warna-warna cat pada jendela dan pintu menjadi keunikan tempat ini.


Sumber : anekatempatwisata