Rabu, 19 Juli 2017

Event Paling Hits dan Romantis Datang Lagi, Yuk Lihat Dieng Culture Festival 2017


Festival yang telah dilakukan secara 8 tahun berturut-turut sebentar lagi akan kembali diadakan nih travelers. Acara tahunan yang merupakan wujud pelestarian budaya masyarakat Dieng Banjarnegara ini selalu menarik minat para pengunjung baik domestik ataupun mancanegara. Selain agendanya yang terbilang seru dan juga banyaknya pengisi acara, Dieng Culture Festival tahun ini akan digelar pada 4-6 Agustus 2017. Jika tahun lalu festival ini dapat menarik 100.000 wisatawan, dipastikan pada tahun ini akan lebih banyak lagi pengunjung yang akan datang.


DIENG CULTURE FESTIVAL (IMAGES : LOG.VIVA.CO.ID)
Agenda acara Dieng Culture Festival 2017 seperti Festival Jazz Dieng, Festival Lampion Dieng, Festival Kembang Api, Festival Kirab Budaya Dieng, Pertunjukan Pentas Seni, Pemotongan Rambut Gimbal atau Ruwatan dan Pelarungan. Selain itu dalam festival ini juga akan ada pelaksanaan menerbangkan lampu lampion sebanyak 5.000 buah, Festival Jazz di Atas Awan dan juga Film Festival Dieng.

Jika kamu tertarik mengikuti event ini, pastikan kamu telah mengurusnya dari sekarang. Mengurus sendiri ataupun melalui travel agent adalah pilihanmu. Yang harus diperhatikan jika ingin menyaksikan Dieng Culture Festival 2017 adalah tiket masuk Dieng Culture Festival, pemilihan homestay atau penginapan sejenis, dan transportasi yang akan digunakan. Satu lagi, cuaca di Dieng saat festival ini berlangsung mencapai suhu terdinginnya di bulan Agustus. Artinya kamu harus mempersiapkan dengan baik pakaian apa yang akan digunakan hingga obat-obatan yang harus dipersiapkan.

Mengikuti festival ini disarankan tidak sendiri, karena kamu akan menyaksikan Jazz di Atas Awan dan pesta lampion yang terkenal romantis. Ajak 2 hingga 3 teman ataupun pasangan agar perjalananmu kali ini makin bermakna dan terkenang seumur hidup.

Sumber : cityhyangdiengtour.com, hipwee.com 

Menelusuri Beningnya Pantai Hingga Menyantap Kuliner Khas Makassar Bikin Liburan Makin Bermakna


Banyaknya wisata yang bisa kamu kunjungi di Sulawesi Selatan pastinya bikin itinerary makin padat nih travelers. Namun jika kamu memasukan Tanjung Bira di dalam daftar perjalanan selama di Makassar tentunya banyak aktifitas liburan yang bisa kamu lakukan. Berlokasi di arah selatan Pulau Sulawesi, Tanjung Bira yang terletak di Kabupaten Bulukumba menyimpan banyak keindahan alam seperti berikut ini :

1. Menelusuri Beningnya Laut di Pantai Tanjung Bira


TANJUNG BIRA (IMAGES : GOCELEBES.COM)
Keindahan Pantai Tanjung Bira memang tidak perlu diragukan kembali. Warna kontras pasir putih dan biru langit yang berpadu padan menjadi suatu pemandangan yang tak ternilai harganya. Lokasi pantai ini sekitar 46 kilometer dari Kantor Bupati Bulukumba. Cukup dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp 10.000 untuk tiket masuk pantai ini, kamu bisa menikmati pemandangan sambil berjalan di pinggir laut. Tebing-tebing karang yang terlihat akan menghiasi pantai dan rumput laut pun akan dapat terlihat dengan jelas.

2. Berkunjung ke Tempat Pembuatan Perahu Pinisi


PERAHU KAPAL PINIS (IMAGES : GOCELEBES.COM)
Pelaut di Makassar memang telah berlayar hingga Tiongkok sejak abad ke 15, maka tentu saja Sulawesi Selatan terkenal dengan budaya baharinya. Para pelaut ini menggunakan perahu pinisi yang dirakit sendiri dan nama tempat pembuatannya yang paling terkenal ada di Kabupaten Bulukumba, Desa Tanah Beru namanya. Dengan menemukan gapura bertuliskan Kawasan Industri Kapal Rakyat maka kamu telah sampai di pusat pembuatan perahu pinisi. Di sini kamu bisa melihat masyarakat Tanah Beru yang gotong royong membuat perahu pinisi. 

3. Menyicipi Kuliner Ikan Bakar Khas Pangkep


IKAN BAKAR KHAS PANGKEP (IMAGES : INFOMAKAN.COM)
Traveling memang belum lengkap jika tidak wisata kuliner khas daerah yang dikunjungi. Jika perutmu terasa lapar ketika dalam perjalanan menuju Tanjung Bira, mampir saja ke warung ikan bakat uang berada di sepanjang jalan Poros Bantaeng-Bulukumba, tepatnya di Jalan Pahlawan Bontosunggu, Kabupaten Jeneponto. Menu-menu lezat yang akan dihidangkan seperti konro, ikan bakar, ikan laut, ayam goreng dan aneka minuman.

Sumber : travel kompas

Selasa, 18 Juli 2017

Ide Traveling Tergila Khusus Untuk Traveler Pemberani, Berani Coba?


Mulai bosan dengan aktivitas traveling yang gitu-gitu aja? Nah buat kamu yang ngakunya berani melakukan hal baru dan menantang, berikut ini adalah beberapa ide gila saat traveling yang pastinya anti mainstream. Hmm.. berani gak travelers?

1. Meniti Plank Path, China


plank path china (images : weekender.com.sg)
Bukan cuma harus mengunjungi tembok China, jika kamu berkesempatan traveling ke negara ini datanglah ke Plank Path. Apakah itu Plank Path? Berada di dinding tebing Gunung Hua Shan, Provinsi Shaanxi, China merupakan suatu jalan setapak dari papan kayu yang bernama Plank Path siap menguji adrenalinmu travelers. Banyak laporan resmi yang menyebutkan jika jalan papan kayu ini merupakan rute paling berbahaya di dunia dan banyak menarik korban tewas kerena melewati rute ini. Sebagai gambaran papan kayu yang menjadi piajakan hanya memiliki lebar dua telapak kaki orang dewasa. Bisa dibayangkan kan betapa sempitnya jalur tersebut?

2. Bersepeda di Jalur Maut Bolivia


images : forum.viva.co.id
Bersepeda merupakan olahraga yang menghibur yang bisa kamu lakukan saat traveling. Bersepeda tanpa tantangan tentunya akan terasa bosan ya travelers, jika berani kamu bisa menaklukan rute di jalur maut yang ada di Bolivia. Dikatakan sebagai jalur maut karena kondisi jalanan yang sangat terjal dan sempit, lalu terdapat jurang di sebelah kanan dan kirinya dengan kedalaman ratusan meter. Saking banyaknya korban yang jatuh ke dalam jurang saat melintasi jalur ini, maka munculah sebutan jalur maut di lokasi ini.

3. Berenang Dengan Buaya Ganas di Australia


images : travelingyuk.com
Atraksi uji adrenalin selanjutnya dapat kamu nikmati di Crocosaurus Cove, Darwin, Australia. Pengalaman menyeramkan yang akan kamu dapatkan di tempat ini adalah menyakiskan buaya air asin yang ganas dengan jarak yang sangat dekat. Caranya adalah dengan kamu dimasukkan ke dalam tabung kaca kemudian akan dimasukkan kembali ke dalam kolam buaya. Buaya berukuran raksasa yang kelaparan akan mendekati tabung kaca di mana kamu berada. Semakin menyeramkan karena buaya ini akan berusaha memakanmu dengan cara memecahkan kaca tabung. Berani coba travelers? 

Sumber : travelingyuk.com 

Senin, 17 Juli 2017

Tips Mengepak Barang Saat Traveling


Mempersiapkan kebutuhan traveling memang harus dengan matang nih travelers, jangan sampai nantinya kamu kecewa jika ada beberapa barang penting yang tertinggal. Berikut tips mengepak barang untuk traveling :

Mendaftar Kebutuhan. Sebelum menyusun barang-barang yang akan di pack, ada baiknya membuat daftar kebutuhan akan lebih detail. Yang perlu diperhatikan seperti seberapa lama kamu pergi, kondisi tujuanmu dan barang yang sekiranya gak ada kemudian harus dibeli.

Membawa Kantong Plastik. Hal sepele namun penting seperti membawa kantong plastik. Benda kecil ini punya banyak manfaat selain untuk menaruh baju kotor, sehingga baju bersihmu akan tetap terjaga.

Periksa Biaya. Membuat daftar semua biaya yang akan dibutuhkan. Contohnya biaya transportasi, biaya fasilitas (tempat parkir & penyimpanan bagasi), biaya makan dan lainnya. Siapkan juga biaya tak terduga jika ada keperluan mendadak.

Pilah dan Cek. Menempatkan barang secara strategis itu perlu. Semisal kita menyiapkan dua tas (ransel/koper dan jinjing). Tas ransel sebagai tempat untuk barang yang tidak perlu diambil ketika kita melakukan perjalanan. Sedangkan tas jinjing berisi ponsel, dompet, paspor dan sebagainya. Jangan lupa cek semua, karena anda tidak akan kembali memilah bagasi ataupun koper untuk menemukan dompet guna membayar biaya transportasi.

Gunakan Dryer Sheet. Kamu pastinya tidak ingin bila pakaian kotor yang tersimpan menimbulkan bau tidak enak. Oleh karenanya selipkan dryer sheet, lembar pengering untuk menjaga pakaian tetap lembut dan wangi. Dryer sheet ini berbentuk lembaran seperti tisu tapi dapat menjaga aroma pakaian tetap wangi.

Sumber : solopos.com 

Minggu, 16 Juli 2017

Pantai Halal Pulau Santen, Wisata Cantik Terbaru di Banyuwangi


Banyuwangi terkenal dengan banyak festival yang diadakan di kota ini. Kini terdapat wisata baru yang bisa dikatakan unik yaitu Pantai Halal khusus wanita dan anak. Konsep wisata halal yang selama ini di impikan oleh kota Banyuwangi akhirnya terwujud dengan adanya Pantai Halal yang ada di Pulau Santen. Pulau Santen yang beralaskan pasir hitam legam kini disulap menjadi wisata baru yang berbasis pantai syariah.


PULAU SANTEN (IMAGES : UPSTATION.ID)
Halal tourism merupakan konsep besar pengembangan destinasi yang diantaranya ditandai dengan jaminan fasilitas halal. Contohnya seperti makanan halal, tidak menjual minuman beralkohol, pemebritahuan waktu jelang beribadah (adzan), tempat bersuci lengkap dengan fasilitas tempat ibadah serta fasilitas berkonsep pemisah antara laki-laki dan perempuan.

Kawasan Pantai Pulau Santen yang berada di Kelurahan Karangrejo dulunya merupakan lingkungan kumuh dan tidak terawat. Namun kini mulai ditata agar menjadi lebih baik lagi, apalagi kabarnya akan ada Beach Club for Women di Pantai Pandanaan yang berada di sisi selatan.

Sumber : travel detik

Kamis, 13 Juli 2017

Selain Jam Gadang, Temukan Tempat Wisata Kece Lainnya di Bukittinggi


Sebagai kota terbesar kedua di Provinsi Sumatera Barat, tentunya Bukittinggi memiliki keunikan tersendiri. Kota yang berada pada ketinggian sekitar 909-941 di atas permukaan laut ini memiliki hawa cukup sejuk. Bukittinggi terkenal dengan banyaknya wisata seperti Jam Gadang yang menjadi ikon provinsi Sumatera Barat. Selain Jam Gadang, kamu juga bisa menjelajah wisata kece lainnya seperti :

1. Benteng Fort de Kock


Benteng Fort de Kock (images : traveling.indonesiaflight.id)
Benteng peninggalan bangsa Belanda yang berdiri di Kota Bukittinggi terletak kurang lebih 1 km dari kawasan Jam Gadang, tepatnya di terusan jalan Tuanku nan Renceh. Bangunan Benteng Fort de Kock didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825 yang digunakan oleh tentara Belanda sebagai kubu pertahanan dari gempuran rakyat Minangkabau. Benteng ini merupakan satu dari dua benteng peninggalan Belanda yang terdapat di Sumatera Barat, sedangkan yang satu lagi terletak di Batusangkar yang menjadi kota yang paling susah ditaklukan oleh Belanda.

2. Jembatan Limpapeh


Jembatan Limpapeh (images : wikipedia)
Dengan dominan warna kuning dan merah, Jembatan Limpapeh telah ada sejak tahun 1995. Jembatan yang terbuat dari baja ini menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock. Sekilas memang jembatan ini tidak terlihat menarik namun saat kamu melintas di atas jembatan Limpapeh maka akan terlihat secara nyata pemandangan indah Kota Bukittinggi yang dikelilingi oleh perbukitan dan Gunung Marapi.

3. Ngarai Sianok


Ngarai Sianok (images : triptrus.com)
Ngarai Sianok merupakan suatu wujud visual yang paling jelas dari aktivitas pergerakan lempeng bumi ‘tektonik’ di Pulau Sumatera ini. Proses terbentuknya patahan tersebut pada akhirnya menghasilkan sebuah kawasan yang subur dengan panorama yang indah. Dengan kedalaman lembah mencapai 100 meter dan lebar celah sekitar 200 meter, kawasan Ngarai Sianok ini memiliki suasana yang tenang dan damai. Apalagi kawasan ini memiliki udara yang sejuk dan angin yang berhembus semilir sangat tepat untuk melepaskan beben pikiran dari rutinitas sehari-hari.

Sumber : wisatasumatera.com

Rabu, 12 Juli 2017

Yuk, Kunjungi Event Budaya Yang Mendunia Dalam Festival Lembah Baliem 2017!



Indonesia memiliki banyak kebudayaan yang menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Keberagaman budaya inilah yang membuat banyaknya event-event seru seputar adat dan budaya di masing-masing kota. Salah satunya adalah Festival Lembah Baliem 2017 yang akan diselenggarakan di Lembah Pegunungan Jayawiyaja, Papua, pada tanggal 7 – 11 Agustus 2017. Jika kamu memang penggemar wisata budaya, sudah saatnya kamu harus meluangkan waktu untuk menyaksikan secara langsung festival tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1989.


Festival Lembah Baliem (images : ksmtour.com)
Festival Lembah Baliem pada mulanya adalah acara perang antar Suku Dani, Lani dan Suku Yali sebagai lambang dari makna kesuburan dan kesejahteraan. Tidak perlu takut dengan festival ini, karena telah terbukti tetap aman saat disaksikan dan tetap dapat dinikmati di setiap acaranya. Keistimewaan dari festival ini adalah dimulainya skenario pemicu perang layaknya penculikan warga, pembunuhan anak suku atau penyerbuan ladang yang baru dibuka. Atraksi yang terkesan menyeramkan ini justru tidak menjadikan momen balas dendam ataupun permusuhan sebagai tema tetapi menghasilkan makna positif yaitu Yogotak Hubuluk Motog Hanoro yang berarti harapan akan hari esok yang harus lebih baik dari hari ini.

Selain menyaksikan momen peperangan antar kedua suku ini, dalam Festival Lembah Baliem 2017 kamu juga akan disajikan acara menarik lainnya. Seperti tarian tradisional, pertunjukkan musik tradisional menggunakan Pikon (alat musik tiup yang terbuat dari kulit kayu), karapan babi, aksi teatrikal, lomba panahan dan lempar tombak, permainan Sikoko dan Puradaan, peragaan memasak dengan cara tradisional dan pameran kerajinan tangan masyarakat suku adat setempat. Jadi, tunggu apalagi travelers masih ada kesempatan kamu menabung untuk langsung mendatangi event spektakuler di Papua ini lho.

Sumber : pesonaindo.com