Tampilkan postingan dengan label rajaamardotcom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rajaamardotcom. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2016

Keanekaragaman Menu Khas Lebaran Beberapa Negara Ini Pasti Bikin Ngiler



Hari Raya Idul Fitri tinggal hitungan minggu nih. Umat muslim di berbagai penjuru dunia akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri dengan bahagia. Berbagai persiapan pun dilakukan seperti mendekor rumah dan menyiapkan menu makanan khas lebaran yang selalu ada. Kamu tahu tidak? Kalau menu yang di siapkan berbeda-beda di tiap negaranya lho. Berikut menu yang selalu ada di beberapa negara :

1. Indonesia


Menu Lebaran di Indonesia (Image : kumpulanmisteri.com)
Momen lebaran sangat terasa di Indonesia karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Menu makanan saat lebaran pun sangat khas dan selalu ada seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue-kue kering seperti nastar, putri salju, kacang, dan kastengel.

2. Mesir


Kahk dari Mesir (Image : official-aqsa.blogspot.co.id)
Beda negara beda sajian. Kalau di Mesir menu khas saat lebaran adalah Kahk. Kahk merupakan kue kering yang berisi kacang dan bertabur tepung gula halus. Gak afdol lebaran di Msir tanpa Kahk, karena menu yang satu merupakan resep yang sudah ada sejak jaman Mesir kuno dan masih eksis hingga saat ini.

3. Bangladesh


Chotpoti Curry dari Bangladesh (Image : jalansanasini.com)
Menu selanjutnya yang ada selalu ada di saat lebaran adalah Chotpoti Curry dari Bangladesh. Dari namanya saja pasti kamu usdah tahu kalo menu yang satu ini sejenis kari. Chotpoti Curry adalah kari yang berisi kentang, telur yang di bumbui dan tidak ada campuran dagingnya. Menu yang selalu ada di Bangladesh ini cocok untuk kamu pecinta rasa pedas.

4. Turki


Menu Lebaran Turki (Image : soorah3.rssing.com)
Kalau di Turki ada beberapa makanan yang harus ada saat lebaran. Menu-menu ini merupakan menu makanan penutup seperti puding yang membutuhkan waktu cukup lama untuk pengolahannya. Menu-menu tersebut adalah Debyaza, semacam puding aprikot, Halawa Turki yang merupakan puding tradisional dari Turki, dan Ta’teema makanan khas dengan pilihan keju, mentega, selai, dan telur matang.

5. Pakistan


Sivayyan dari Pakistan (Image : bawarchi.com)
Menu yang harus ada saat di lebaran di Pakistan adalah menu olahan bihun yang di sebut Sivayyan. Sivayyan merupakan makanan yang berbahan dasar bihun yang penyajiannya di temani oleh susu dan buah-buahan kering.


Sumber : idntimes.com 

Senin, 02 Mei 2016

Ini Tempat Paling Pas Menikmati Sejuknya Udara Saat Long Weekend!



Indonesia memiliki tempat wisata yang beraneka ragam, mulai dari tempat liburan yang memiliki udara panas hingga sejuk. Kamu bisa berlibur ke pantai jika kamu menyukai suasana panas dan kamu bisa datangi daerah yang memiliki suasana sejuk yang ada di Indonesia. Tidak perlu bingung mencari daerah mana saja yang memiliki suasana sejuk, berikut tempat wisata sejuk yang bisa kamu kunjungi untuk long weekend nanti:

1. Puncak, Bogor



Untuk liburan ke tempat yang sejuk, biasanya warga Jakarta memilih Puncak sebagai destinasi liburan. Selain tidak terlalu jauh dari Jakarta, liburan ke Puncak juga tidak butuh biaya terlalu mahal. Kamu bisa ke puncak menggunakan kendaraan pribadi dan bermalam di hotel yang ada. Untuk menghangatkan tubuh, kamu bisa kulineran dengan mencicipi sekoteng hangat dan jagung bakar yang dijual di pinngir jalan.

2. Lembang, Bandung



Dulunya, kota Bandung termasuk salah satu kota yang memiliki udara sejuk. Namun karena sekarang semakin ramai Kota Bandung tidak lagi sesejuk dulu. Sekarang wisatawan banyak yang beralih ke wilayah Lembang karena udaranya yang masih sejuk dan terdapat beberapa tempat wisata yang bisa kamu kunjungi seperti De’Ranch, Floating Market, Gunung Tangkuban Perahu dan Kampung Gajah.

3. Ubud, Bali



Ubud yang berlokasi di bagian utara Bali ini memiliki wisata yang berbeda. Biasanya Bali terkenal dengan wisata pantainya, tapi di Ubud ini kamu bisa menikmati udara yang sejuk dengan hamparan sawah yang luas. Nikmati wisata Ubud dengan berjalan-jalan di tengah sawah yang berundak dan hirup udaranya yang segar.

4. Selecta Malang


Taman Selecta Malang (Image : selectawisata.com)
Kota Malang memang terkenal dengan udaranya yang dingin dan sejuk. Di kota penghasil apel ini, kamu bisa mendatangi Taman Selecta Malang yang ada sejak zaman penjajahan Belanda. Walaupun sudah berpuluh-puluh tahun, namun taman ini masih terjaga keindahannya.

5. Kaliurang, Yogyakarta


Kaliurang (Image : jogjakini.wordpress.com)
Selain wisata keraton dan Candi Borobudur, kamu juga bisa liburan di Yogyakarta serasa di puncak dengan mengunjungi Kaliurang. Banyak aktifitas yang bisa kamu coba di sana seperti, main ke Museum Vulkanik Merapi, mengunjungi Goa Jepang, atau main ke Taman Wisata Plawangan Turgo. 

Sumber : nyunyu.com

Minggu, 01 Mei 2016

MayDay Crazy Discount : 200rb Tiket Pesawat dan 15% Hotel Happy Long Weekend!



Bulan Mei termasuk bulan yang memiliki agenda wisata seru nih, travelers. Apalagi event yang akan berlangsung selama bulan ini beragam jenis dan kegiatan. Bersepeda, festival makanan, fashion, hingga festival budaya akan diadakan sebentar lagi. Jangan lupa catat tanggalnya dan persiapkan untuk liburanmu di event-event berikut ini!

1. Tour de Barelang atau Batam Six Bridges

Dari wilayah barat Indonesia tepatnya berada di Batam, Kepulauan Riau, akan diadakan Tour de Barelang atau Batam Six Bridges. Event ini mengajak kamu untuk berkeliling Pulau Bintan dengan bersepeda. Di sini kamu akan melalui enam jembatan yang memiliki pemandangan yang berbeda saat bersepeda. Masih di kepulauan Riau, akan diadakan pula event lainnya yaitu Bintan Triathlon pada 28-29 Mei 2016.

2. Perayaan Waisak di Candi Borobudur

Event yang satu ini selalu ditunggu-tunggu tiap tahunnya. Pada tahun 2016, perayaan Waisak tepat pada tanggal 22 Mei. Biasanya Perayaan Waisak di Candi Borobudur akan di penuhi oleh ribuan umat Buddha dari berbagai negara dan tidak sedikit juga wisatawan yang datang untuk melihat ritual sakral yang satu ini. Setelah upacara dan ritual selesai, biasanya ribuan lentera akan dilepaskan ke langit sebagai lambang pencerahan bagi seluruh alam semesta.

3. Tour De Banyuwangi Ijen

Untuk kamu yang akan berlibur ke Banyuwangi pada Mei nanti, jangan lewatkan International Tour de Banyuwangi Ijen sekitar tanggal 4-7 Mei 2016. nternational Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 akan menempuh rute sepanjang 567 Kilometer melintasi beberapa destinasi wisata, baik itu pantai, perkebunan, sentra pertanian, hingga balap sepeda di dalam kota. Paling menarik, ada track ke kaki Gunung Ijen yang terkenal dengan fenomena blue fire (api biru) nya. Selain itu jangan lewatkan pula Banyuwangi International Surfing Competition untuk kamu pecinta surfing dari dalam maupun luar negeri.

4. Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat

Satu lagi event yang tidak boleh kamu lewatkan yaitu Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat. Festival ini berlangsung mulai tanggal 11 – 16 Mei 2016. Dalam Festival Teluk Jailolo akan menampilkan budaya daerah setempat seperti tarian dan tentunya keindahan alam seperti pemandangan gunung, pesona bawah laut di kawasan Jailolo yang bisa kamu nikmati saat berada disana.

Nah, udah tau mau lihat event yang mana untuk liburan kali ini? Gak usah pusing mikirin harga hotel atau tiket pesawat yang melambung, kamu bisa pakai promo MAYDAY MADNESS 2016 di www.rajakamar.com/itsmayday. Ada diskon 15% saat booking hotel atau diskon Rp 200,000 untuk tiket pesawat. Lumayan banget kan? ;)

Sumber :Travel Detik 
Image : journeymart.com

Senin, 18 April 2016

Wisata Desa Unik di Bali Gak Kalah Seru Dengan Pantai Lho!



Apa kamu tidak bosan berkunjung ke Bali selalu ke pantai? Coba deh kunjungi desa-desa unik yang ada di Bali. Mulai dari desa yang memiliki udara sejuk, desa yang masih tradisional hingga desa yang penuh dengan seniman. Penasaran? Berikut desa-desa unik di Bali yang bisa kamu kunjungi :



1. Desa Penglipuran, Desa Terbersih Ketiga di Dunia


Desa Penglipuran (Image : wisatabaliku.com)
Karena berada di ketinggian 600-700 meter dpl dan belum adanya transportasi membuat desa ini memiliki udara khas pegunungan yang sejuk. Karena hal itu, sebaiknya kamu membawa kendaran pribadi atau menyewa kendaraan untuk berkunjung ke desa ini. Cukup membayar tiket seharga Rp 5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 10.000 untuk wisatawan asing kamu bisa menikmati Desa Penglipuran ini. Selain memiliki udara yang sejuk, bangunan rumah di Desa Penglipuran sangat unik. Rumahnya nyaris mirip dari segi bangunan, atap, pintu gerbang, hingga dinding rumah yang menggunakan bambu.

Lokasi : Desa Kubu, Kabupaten Bangli

2. Desa Wisata Ambengan, Surganya Bermain Air

Desa Ambengan (Image : wisatabaliutara.wordpress.com)
Desa super sejuk ini biasa digunakan untuk aktifitas camping, tracking, dan tentunya refreshing dari kejenuhan. Selain itu, kamu juga bisa bermain air di air terjun, kolam alami, dan pesawahan dengan sistem teraseringnya yang akan memanjakan mata dan enggan untuk beranjak pulang.

Lokasi : Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng

3. Desa Batubulan, Ahlinya Kesenian Patung dan Ukiran

Desa Batubulan (Image : wisata-bali.com)
Bisa dikatakan desa ini adalah surganya buat kamu yang suka seni dan kerajinan. Di desa ini kamu bisa melihat galeri dan toko kesenian yang menjual karya seni atau kerajinan disepanjang jalan desa. Kalau kamu ingin menyaksikan pertunjukkan khas Bali, kamu bisa datang ke Banjar Dejalan dan Banjar Tagehe. Ada pertunjukan seperti Tari Barong, Tari Kecak, dan Tari Legong diadakan setiap hari dari jam 09.30-19.00 waktu setempat. Untuk biayanya dijamin murah.

Lokasi : Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar

4. Desa Mas Ubud, Temukan Pernak Pernik Yang Unik

Desa Mas Ubud (Image : wisatabali.info)
Desa ini terkenal akan kerajinan berbahan dasar kayu, batu, pasir, tanah, kaca, aluminium sampai tembaga dan kulit. Karena rata-rata penduduk desa ini bergerak di industri kerajinan. Selain itu, desa ini memiliki pesona kreatifitas seni yang berbaur dengan aturan adat serta agama lho. Kamu juga bisa mengunjungi Vihara Amurya Bhumi, vihara yang dibangun di bawah jembatan dan dikelilingi sungai Saka.

Lokasi : Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten / Kota Kab. Gianyar, Provinsi Bali

5. Desa Tenganan, Desa yang Masih Sangat Tradisional

Desa Tenganan (Image : wisata.kompasiana.com)
Desa Tenganan merupakan salah satu dari tiga desa Bali Aga yang masih sangat tradisional. Bali Aga adalah desa yang masih menjalankan pola hidup menurut aturan tradisonal adat yang sudah berumur ratusan tahun. Selain itu, uniknya lagi Desa Tenganan masih menggunakan sistem barter lho. Sebagian besar warga Desa ini bekerja sebagai petani, tapi ada juga warga yang bekerja sebagai pengrajin anyaman bambu, ukiran, lukisan diatas daun lontar, dan menenun kain cantik gringsing. Karena belum ada transportasi menuju Desa Tenganan, baiknya kamu membawa kendaraan pribadi. Masuk ke desa ini tidak dipungut biaya, tapi tidak ada salahnya kalau kamu memberikan sumbangan seikhlasnya ke petugas yang ada di pintu masuk. Kunjungi desa ini pada bulan Juni, karena ada pesta perang pandan.
Lokasi : Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali

6. Desa Trunyan, Yang Katanya Horor

Desa Trunyan (Image : cuinbali.com)
Tidak semua warga Bali mengadakan Upacara Ngaben lho, Desa Trunyan tidak menguburkan mayat, melainkan hanya meletakan mayat begitu saja di sebuah tempat yang dikenal dengan sebutan ‘seme wayah’. Kamu pasti berpikir dengan bau yang menyengat di tempat tersebut. Tapi nyatanya sama sekali tidak ada bau yang menyengat. Hal itu karena adanya pohon besar yang bernama Taru Manyan yang membuat desa ini justru beraroma segar walaupun terdapat mayat yang diletakan begitu saja.

Lokasi : Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali

Sumber : ngadem.com